REALATIONSHIP or RELATIONSHIP?

Don’t get confused about the damn title of this post, sejujurnya ide awal judul diatas muncul dari banyak pengalaman orang-orang disekitar kita yang banyak nggak begitu serius dalam menjalin  hubungan di hidupnya (no offense). Well, it depends on us about how we take a relation itself sih ,setiap orang pasti ingin memiliki hubungan dimana nantinya, hubungan ini akan memberikan suatu peningkatan bagi kehidupannya (baca:keluarga). Untuk membangun suatu keluarga dibutuhkan banyak hal yang digunakan untuk menimbang apakah kita siap maju dalam tingkatan yang lebih atas ini, apakah kita siap untuk take a new role as a parent,the responsibility,the finance, and other family stuff, aside of all that family also can give us a joyment as long as we determine to live in this condition. (i knew it’s to early to talk about stuff like this, in this age)

Menjalin relasi bukan hanya berbicara tentang bagaimana kita berinteraksi dan bersosialisasi tetapi juga tentang bagaimana kita menunjukkan personality kita pada orang lain, people always judge! because that’s the easiest thing they can do, dan itu merupakan hal yang wajar dan diperbolehkan. Sama seperti semua hal yang ada di dunia ini, penilaian yang kita dapat dari orang lain ini memiliki sisi yang baik, jika kita mampu memilahnya dengan benar. Dalam perkembangannya relasi ini akan berujung pada peningkatan dalam diri kita, contohnya : relasi dalam pasangan, jika memang relasi itu baik hubungan mereka sebagai pasangan juga pasti akan memberikan peningkatan dalam diri mereka masing-masing. Nah disinilah mengapa dalam menjalin suatu hubungan dengan orang lain, dalam kasus ini  adalah couple relationship, setiap individu akan berkembang sejalan berapa lama relationship itu berjalan., entah itu perkembangan kearah yang lebih ppositif atau negatif tergantung cara mereka bersikap masing-masing.

Kadangkala, kita juga sering menilai orang-orang yang disekitar kita yang gagal dalam menjalin relationship dengan pasangannya. disinilah dimana setiap merka gagal dalam menjalin relationship mereka, mereka tanpa sadar mengarah pada penemuan REALATIONSHIP,. Mereka berkembang dan belajar dari gagalnya relationship dalam hidup mereka and eventually, mereka akan mendapati diri mereka sudah berada dalam lingkaran realitionship itu sendiri. So, even though we are not good to build a relationship in this moment, at the end there is a time when we will success to build a realationship !

Untitled

Iklan

Women inspiration of the day : giuliana rancic

“Life is good, I gotta be honest,” laughs Giuliana Rancic.

Give a break for the Bands, and give big applause for Giuliana rancic. for you,who like presenting must be (have to) know about her, she is been chosen as women inspiration of the day, not just because her incredible personalities and how talkative she is, but the whole life she’s been through, the pain that you never imagine! that’s why she deserves all she got right now . still have no idea what i’m talking about?

Source: google

let’s take a closer look 😀  

Lahir di italia dengan nama Giuliana DePandi di tahun 1975, tepatnya pada tanggal yang sama dengan kemerdekaan Indonesia yaitu 17 agustus membuatnya di umur yang sangat muda harus ikut berimigrasi ke bethesda, Maryland.Ayah Giuliana,Eduardu DePandi adalah seorang master tailor atau bahasa kita sehari-hari adalah seorang Ahli jahit . Keluarga DePandi adalah pemilik Bruno Cipriani, sebuah toko pakaian pria ternama di White Flint Mall di daerah utara Beethesda, Maryland. She has two siblings: sister, Monica, and an opera singer brother, Pasquale DePandi. Peristiwa imigrasi ini cukup menyulitkan giuliana,selain harus beradaptasi dengan lingkungan yang baru, ia juga harus banyak belajar berbahasa inggris karena kemampuan berbahasa yang dimilikinya hanyalah bahasa italia.Tetapi hal ini tidak menjadi penghalang bagi seorang Giuliana, dengan bermodalkan situasi dan kondisi yang seadanya, ia mulai belajar sedikit demi sedikit bahasa inggris melalui televisi dan surat kabar. Dengan hanya mengembangkan kemampuan berbahasa inggrisnya melalui tontonan berita acara di televisi, ia mulai memiliki cita-cita besar untuk menjadi seorang anchorwoman, yang tentu saja sedikit dianggap ” IMPOSSIBLE ” oleh seorang guru Giuliana yang ketika itu tahu tentang cita-cita Giuliana. Bahkan, Guru Giuliana tersebut sempat mengatakan ” JANGAN MENGGANTUNGKAN CITA-CITAMU TERLALU TINGGI , SEORANG ANCHORWOMAN HARUS MENGUASAI BAHASA INGGRIS DENGAN SEMPURNA, COBA PIKIRKAN CITA-CITA LAIN SAJA BAGAIMANA?” alih – alih mencari cita-cita yang lain, Giuliana tetap mengukuhkan niatnya untuk menjadi seorang anchorwoman. one thing we should learn about her dignity ” WHEN YOU BELIEVE IN YOURSELF, NOTHING CAN STOP YOU”    . She also said, on The E! True Hollywood Story, that from elementary school she had wanted to become an anchorwoman. Dengan tekadnya tersebut,setelah lulus dari Walt Whitman High School, dia segera saja mendapat bachelor’s degree in journalism dari university of Maryland, dan master’s degree in journalism from American University at the American University of Communication di Washington D.C. Inilah batu loncatan bagi perjalanan karir Giuliana, dimulai dengan menjadi seorang reporter Capitol Hill news bureau, covering the pentagon, the Supreme Court, the White House  dan tak ketinggalan The state Department. Dengan kemampuan komunikasinya  tersebut, ia berhasil membuktikan bahwa tidak ada yang tidak mungkin ketika kita mau belajar dn terus berjuang tanpa menyerah, mungkin kini guru giuliana harus banyak belajar dari giuliana dan belajar menghargai cita-cita anak didiknya, beberapa rentetan keberhasilan giuliana sebagai anchorwoman : she was on Miss Maryland twice dan menjadi co-host on The Miss USA pageant Twice, (still remember her as co-host on The Miss USA Pageant in 2012?)

Miss Universe hosts Andy Cohen, left, and Giuliana Rancic, center, react as Miss USA, Olivia Culpo, answers a question during the Miss Universe competition, Wednesday, Dec. 19, 2012, in Las Vegas. Culpo was crowned Miss Universe. (AP Photo/Julie Jacobson)

 Miss Universe hosts Andy Cohen, left, and Giuliana Rancic, center, react as Miss USA, Olivia Culpo, answers a question during the Miss Universe competition, Wednesday, Dec. 19, 2012, in Las Vegas. Culpo was crowned Miss Universe. (AP Photo/Julie Jacobson)

Everything’s going so well, until…

Seperti perjalanan karir selebritas lainnya yang penuh dengan liku, perjalanan karir dan kehidupan Giuliana juga tak jauh berbeda dengan selebritas pada umumnya. Setelah hari kebahagiaannya dengan Bill Rancic (American entrepreneur who was the first candidate hired by The Trump Organization at the conclusion of the first season of Donald Trump’s reality television show, The apprentice.),on September 1, 2007 hari bahagia yang berlangsung di Gereja Santa Sophia di Anacapri tersebut hanya bertahan beberapa tahun,di tahun 2011 kesedihan merudung personal life of Giuliana. On Today show she announced she had been diagnosed with an early stage breast cancer, for which she would be treated with a lumpectomy, followed by radiation. She underwent surgery in mid-October 2011 and returned to work at E! News about a week later. Tak hanya sampai di situ saja, setelah struggled with her cancer, Giuliana juga harus menerima kenyataan pahit bahwa ia tak dapat memiliki anak dari rahimnya sendiri, could you ever imagine, how her life would be? tetapi,alih-alih bersedih, Giuliana didampingi sang suami tercinta,Bill mengambil jalan lain untuk memperoleh anak. Dengan pengalamannya ini, Giuliana sadar benar bahwa ia harus membuat para wanita lebih aware terhadap breast cancer, beberapa kali dia diundang untuk menjadi pembicara di beberapa talkshow dan acara-acara lain. She’s totally our inspiration! bisakah kalian bayangkan, ketika kita menjalani kehidupan seperti Giuliana? Giuliana bisa saja berputus asa dan bersedih atau menunggu kanker tersebut merenggutnya, tetapi apa yang dia lakukan? Dia tetap struggle and keep her faith bahwa dia pastibisa mengalahkan penyakit tersebut. Bukankah itu adlah sesuatu hal yang sederhana yang mampu membuat kita sebagai wanita juga tergerak untuk melakukan hal yang sama, tidak persis sama sihhh, tetapi setidaknya hal ini memberi dorongan kuat kepada kita untuk pantang menyerah menghadapi persoalan dalam kehidupan ini. Nah sekian untuk postingan kali ini, ohhh dan jangan lupa tengok juga link ini ya… link ini berisi tentang wawancara Giuliana dengan CNN, hanya sebagai selingan saja sihh hehehe.. see yaa on the next post! let me know who do you want  the most to be in the next post yaa..Adios… love yaa.. 😀

Harga Diri dan Prasangka

Harga Diri dan Prasangka

oleh : Djunita

Judul : Pride and Prejudice

Penulis : Jane Austen

Penerjemah : Berliani Mantili Nugrahani

Penerbit : Qanita

Cetakan : III, Mei 2011

Tebal 585 hlm ; 20,5 cm

Pride and  Prejudice (Harga Diri Dan Prasangka)(Qanita,2011) adalah sebuah cerita roman terpopuler sepanjang masa.cerita cinta antara Elizabeth Bennet yang memiliki status sosial dan kekayaan yang biasa saja denga Mr.Darcy yang memiliki status sosial sebagai seorang bangsawan yang kaya raya. Jane Austen,penulis novel ini menuangkan keahliannya dalam menulis pada tiap kata yang terkandung dalam novelnya. Jane Austen memberikan roman percintaan berdasarkan latar belakang sosial di abad 19,novel ini menginspirasi banyak karya sastra jaman sekarang.

Elizabeth Bennet adalah gadis berperangai tegas,eminim,dan ceria,bisa dibilang sifatnya tersebut jarang dimiliki oleh gadis-gadis abad itu. Elizabeth memiliki panggilan kecil dari ayahnya yaitu Lizzy , kehidupannya biasa-biasa saja sama seperti para gadis sesusianya. Lizzy memiliki wajah yang cantik walau tak secantik kakaknya Jane,tetapi Lizzy memiliki mata tajam indah yang tersirat kecerdasan luar biasa serta wawasan yang luas  Mr.Darcy diam-diam mengaguminya bahkan telah jatuh cinta pada Lizzy, walau Mr.Darcy baru menyadari hal tersebut setelah bertemu untuk kedua kalinya dengan Lizzy.Tetapi Elizabeth terlanjur membenci Mr.Darcy karena  pertemuan pertama mereka yang tak berkesan baik di pesta dansa. Mr.Darcy memang memiliki badan yang jangkung,aura kebangsawaan,kekayaan yang melimpah serta wajah yang tampan,walau  banyak orang yang kagum padanya pada pandangan pertama,hal ini hanya bertahan beberapa menit saja setelah melihat cara Mr.Darcy berperilaku dan berbicara banyak orang menggunjingkannya karena perangainya yang angkuh dan sombong itu.

Beberapa kali Elizabeth selalu menjawab pertanyaan Mr.Darcy dengan candaan sini dan kecerdasan menjawab tentu saja dengan harapan agar Mr.Darcy merasa tersakiti tetapi hal ini malah mebuat Mr.Darcy tergila-gila padanya. Ia beranggapan bahwa Elizabeth juga telah jatuh cinta padanya maka Mr.Darcy memberanikan diri untuk menyatak cinta pada elzabeth dan sayangnya Mr.Darcy harus mendapat pernyataan pahit dari jawaban Elizabeth. Tetapi Elizabeth memiliki pertanyaan yang harus dijawab oleh Mr.Darcy,karena hal ini adalah penyebab mengapa Elizabeth menolak Mr.Darcy. Pertanyaan tersebut mengenai mengapa Mr.Darcy harus memisahkan Jane kakak Elizabeth dengan Teman dari Mr.Darcy sendiri yaitu Mr.Bingley,padahal Jane memiliki cinta yang besar kepada Bingley. Mr.Darcy tidak dapat menjawab pertanyaan itu secara langsung,saat itu juga ia akhirnya keluar dan kembali kerumahnya.

Di ruangannya tersebut Mr.Darcy menulis surat yang berisi jawaban atas semua pertanyaan dan tuduhan yang diberikan pada Elizabeth olehnya. Setelah selesai esoknya ia memberikan surat tersebut pada Elizabeth dan pergi sesegera mungkin bersama sepupunya colonel Fitzwilliam dengan kereta kuda ke Pemberley yang merupakan tempat tinggal dan tanah Mr.Darcy.

Elizabeth mulai membaca surat itu dan menyadari bahwa semua yang dilakukan oleh Mr.Darcy masuk akal .Elizabeth juga menyadari bahwa Jane terlalu malu dalam menunjukkan rasa cintanya pada Bingley yang berujung pada kesalahpahaman pada mereka berdua.

Saat itu juga ia meninggalkan rumah Mr.Collins yang merupakan suami dari Charlotte(teman baik Elizabeth) dan menuju rumahnya di Longbourn untuk menyampaikan hal ini pada Jane,dan betapa terkejut dan menyesalnya Jane.Dan yang tertinggal hanyalah harapan untuk dapat bertemu dengan Mr.Bingley lagi.

Suatu hari bibi Elizabeth Mrs.Gardiner mengajak Elizabeth  ke Pemberley untuk menikmati pemandangan istana disana. Elizabeth sadar bahwa tempat itu merupakan milik Mr.Darcy tetapi penjaga istana mengatakan bahwa kemungkinan pemiliknya sedang sibuk dan berada diluar kota,mendengar hal ini Elizabeth merasa lega karena ia tak perlu menmui atau melihat Mr.Darcy lagi.Disana si penjaga bercerita panjang lebar tentang keluarga besar Darcy yang sangat dermawan,yang menyebabkan mencairnya rasa benci Elizabeth pada Mr.Darcy. Elizabeth memikirkan semua perkataan si penjaga tersebut  yang juga mengatakan bahwa laki-laki yang pernah Elizabeth kenal yaitu Mr.Wickham merupakan anak dari pembantu Alm.Ayah Mr.Darcy berniat licik pada Mr.Darcy. Elizabeth dilemma, mana yang harus ia percaya? Perkataan si penjaga atau perkataan Mr.Wickham yang berkebalikan dengan perkataan si penjaga.

Sesaat setelah berkeliling dan berencana akan segera pulang,Elizabeth dikejutkan dengan kedatangan kereta kuda di depan istana yang ternyata milik Mr.Darcy. Elizabeth berusaha menghindar dari Mr.Darcy tetapi semua itu tak sempat ia lakukan karena Mr.Darcy telah menyapanya terlebih dahulu ddengan ramah dan tanpa ada rasa benci.Elizabeth kemudian memperkenalkan Mr.Darcy pada pama dan bibinya.

Kepulangan Elizabeth ke Longbournpun ditunda karena Mr.Darcy telah mengundangnya untuk makan malam dan ingin memperkenalkan Elizabeth dengan adiknya yaitu Georgianna Darcy yang pawai dalam berpiano. Elizabeth merasa melihat dan merasakan sosok Darcy yang berbeda dengan Darcy yang dulu ia kenal sehingga membuat perasaan benci Elizabeth yang tadinya mulai mencair benar-benar menjadi hilang tak berbekas,tergantikan dengan benih benih cinta yang mulai tumbuh didalam hati Elizabeth. Tetapi saat-saat yang indah di Pemberley harus berlalu dengan cepat karena Elizabeth telah mendapat kabar bahwa adiknya Lydia telah kabur bersama Mr.Wickham. Segeralah Elizabeth pulang ke Longbourn dan membantu ayahnya mencari keberadaan Lydia dan berusaha menenangkan persaan ibunya yang khawatir.

Selang beberapa waktu dlam pencaria Lydia paman mereka mengirimkan surat bahwa Lydia telah ditemukan dan telah dinikahkan dengan maksud agar tidak mencemarkan nama baik keluarga Bennet. Lydia yang bahagia tersebut pulang ke Longbourn untuk menceritakan bagaimana pernikahannyadan memamerkan cincin kawinnya kepada saudara-saudaranya. Anehnya Lydia mengatakan bahwa Mr.darcy adalah orang yang telah menemukannya dan yang telah membantu melunasi semua hutang-hutang judi Wickham serta membantu  dalam menyelenggarakan pernikahan mereka. Elizabeth merasa berhutang budi pada Mr.Darcy dan merasa malu terhadap dirinya sendiri yang telah menilai Mr.Darcy dengan buruk, Elizabeth benar-benar menyadari bahwa ia kini benar-benar jatuh cinta pada pemuda itu. Tetapi cinta mereka ditentang oleh bibi Darcy yang menginginkan agar Darcy menikah dengan anaknya karena status sosial mereka yang sama dan sederajat,Elizabeth bersikeras akan mempertahankan cintanya sehingga bibi Darcy segera ke London dan meceritakan hal yang dianggapnya kurang ajar ini pada Mr.Darcy,denga dalih agar Darcy melihat sisi jelek dari Elizabeth,tetapi yang terjadi malah sebaliknya semua perasaan dan harapan Mr.Darcy yang tadinya mulai hilang kembali berkobar lagi.

Beberapa hari kemudian Mr.Bingley dan Mr.Darcy datang ke Nethefields dan segera mengunjungi Longbourn untuk meminang Jane,akhirnya cinta Mr.Bingley dan Jane Bennet bersatu lagi dan mengakui bahwa Jane terlalu malu pada perasaannya sendiri. Mr.Darcy yang sedang berjalan-jalan bersama Elizabeth juga mulai berbicara satu sama lain tentang perubahan yang terjadi diantara mereka,perubahan Mr.Darcy yang lebih baik serta perubahan perasaan Elizabeth terhadap Mr.Darcy dan rasa terimakasihnya pada Darcy yang telah menolong Lydia. Saat itu juga Darcy menanyakan apakah Elizabeth memiliki perasaan yang sama dengannya . Elizabeth bercerita tentang perasaannya yang awalnya sangat benci pada Mr.Darcy perlahan berubah menjadi cinta, yang ditanggapioleh Mr.Darcy  dengan rasa senang berlimpah ruah. Dan Mr.Darcy juga menceritakan pembicaraannya dengan bibinya Di London tentang bagaimana Elizabeth bersikeras akan mempertahankan perasaannya pada Mr.Darcy yang memberikan secercah harapan pada Mr.Darcy.

Hari yang mereka nantipun tiba, hari diamana mereka dipersatukan menjadi sepasang suami-istri. Hiduplah mereka bahagia bersama di pemberley